<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Sangiran Menjawab Dunia</title>
	<atom:link href="http://geologi.iagi.or.id/2010/03/23/sangiran-menjawab-dunia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://geologi.iagi.or.id/2010/03/23/sangiran-menjawab-dunia/</link>
	<description>Tulisan geologi popular dari IAGI</description>
	<pubDate>Fri, 18 May 2012 06:26:50 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7.1</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: indra</title>
		<link>http://geologi.iagi.or.id/2010/03/23/sangiran-menjawab-dunia/comment-page-1/#comment-16563</link>
		<dc:creator>indra</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Apr 2012 09:16:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://geologi.iagi.or.id/?p=450#comment-16563</guid>
		<description>Darwin memang tidak pernah menyebut langsung bahwa "manusia berevolusi dari kera", tetapi tidak salah jika sebagian orang menerjemahkannya demikian. Darwin meyakini bahwa semua mahluk hidup berasal dari satu sel purba (satu nenek moyang) dan kemudian berevolusi secara fisik menuju bentuk yang semakin sempurna. Artinya, manusia--sebagai mahluk yang paling sempurna--juga merupakan hasil evolusi dari mahluk lain. Hal tsb yang umumnya tidak bisa diterima oleh banyak pihak. Setiap mahluk hidup adalah spesial, diciptakan secara khusus oleh Tuhan, terlebih manusia yang "ditangani" Tuhan dengan perlakuan istimewa.   
Hingga saat ini, teori evolusi darwin belum dapat dibuktikan. Sekalipun banyak mahluk hidup memiliki kemiripan ciri fisik, tetap bisa dikategorikan sebagai mahluk yang berbeda.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Darwin memang tidak pernah menyebut langsung bahwa &#8220;manusia berevolusi dari kera&#8221;, tetapi tidak salah jika sebagian orang menerjemahkannya demikian. Darwin meyakini bahwa semua mahluk hidup berasal dari satu sel purba (satu nenek moyang) dan kemudian berevolusi secara fisik menuju bentuk yang semakin sempurna. Artinya, manusia&#8211;sebagai mahluk yang paling sempurna&#8211;juga merupakan hasil evolusi dari mahluk lain. Hal tsb yang umumnya tidak bisa diterima oleh banyak pihak. Setiap mahluk hidup adalah spesial, diciptakan secara khusus oleh Tuhan, terlebih manusia yang &#8220;ditangani&#8221; Tuhan dengan perlakuan istimewa.<br />
Hingga saat ini, teori evolusi darwin belum dapat dibuktikan. Sekalipun banyak mahluk hidup memiliki kemiripan ciri fisik, tetap bisa dikategorikan sebagai mahluk yang berbeda.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: wahyu nurhidayat</title>
		<link>http://geologi.iagi.or.id/2010/03/23/sangiran-menjawab-dunia/comment-page-1/#comment-15533</link>
		<dc:creator>wahyu nurhidayat</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Feb 2012 13:03:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://geologi.iagi.or.id/?p=450#comment-15533</guid>
		<description>salam kenal pakk.. saya wahyu seorang mahassiswa jurusan teknik informatika, saya sangat ingin sekali mengemas teori tengtang manusia purba kedalam sebuah media informatika, dengan tujuan agar lebih banyak masyarakat yang berminat untuk mempelajarinya, akan tetapi saya kesulitan untuk mendapatkan materi dan teorinya... karena perijinan penelitian di sangiran juga agak sulit,..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam kenal pakk.. saya wahyu seorang mahassiswa jurusan teknik informatika, saya sangat ingin sekali mengemas teori tengtang manusia purba kedalam sebuah media informatika, dengan tujuan agar lebih banyak masyarakat yang berminat untuk mempelajarinya, akan tetapi saya kesulitan untuk mendapatkan materi dan teorinya&#8230; karena perijinan penelitian di sangiran juga agak sulit,..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Subiyanto</title>
		<link>http://geologi.iagi.or.id/2010/03/23/sangiran-menjawab-dunia/comment-page-1/#comment-14950</link>
		<dc:creator>Subiyanto</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Feb 2012 11:21:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://geologi.iagi.or.id/?p=450#comment-14950</guid>
		<description>Penemuan ilmiah yang luar biasa.Tentu akan menjadi bahan diskusi yang menarik dengan para penganut "agama samawi", terutama tentang teori 'penciptaan manusia'.Salam Sukses!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Penemuan ilmiah yang luar biasa.Tentu akan menjadi bahan diskusi yang menarik dengan para penganut &#8220;agama samawi&#8221;, terutama tentang teori &#8216;penciptaan manusia&#8217;.Salam Sukses!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Jefry</title>
		<link>http://geologi.iagi.or.id/2010/03/23/sangiran-menjawab-dunia/comment-page-1/#comment-14881</link>
		<dc:creator>Jefry</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Jan 2012 01:13:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://geologi.iagi.or.id/?p=450#comment-14881</guid>
		<description>Saya suka membaca hal2 yang berhubungan dengan dunia arkeologi dan sangat puas membaca semua ulasan yang bapak sampaikan di blog ini
Teruslah menggali  dan menggali misteri supaya Indonesia lebih maju lagi, saya selalu mendukung anda..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya suka membaca hal2 yang berhubungan dengan dunia arkeologi dan sangat puas membaca semua ulasan yang bapak sampaikan di blog ini<br />
Teruslah menggali  dan menggali misteri supaya Indonesia lebih maju lagi, saya selalu mendukung anda..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Kemal Sayful R</title>
		<link>http://geologi.iagi.or.id/2010/03/23/sangiran-menjawab-dunia/comment-page-1/#comment-14799</link>
		<dc:creator>Kemal Sayful R</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Jan 2012 03:44:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://geologi.iagi.or.id/?p=450#comment-14799</guid>
		<description>Fondasi dasar pemahaman tonggak sejarah peradaban manusia ini adalah Teori Evolusi Darwin. Inti teori Darwin adalah bahwa makhluk hidup berevolusi dari generasi ke generasi melalui proses seleksi alam, termasuk manusia. Disimpulkan bahwa manusia pada masa pra-sejarah memiliki tingkat kemampuan otak serta peradaban yang rendah atau primitif. Bukti-bukti evolusi tengkorak dan fosil manusia pra-sejarah diklaim untuk mengukuhkan bahwa peradaban masa kini adalah hasil dari evolusi pra-sejarah yang jauh terbelakang. Charles Dawson, ahli palaentologi mengklaim menemukan sebuah tulang rahang dan fragmen tengkorak di Piltdown, Inggris pada tahun 1912. Tulang yang kemudian dijuluki “Manusia Piltdown” ini mirip tulang rahang hewan, namun gigi dan tengkoraknya seperti milik manusia. Ketika ditemukan, para arkeolog memperkirakan tulang manusia Piltdown berumur 500.000 tahun.
Pemikiran dengan bukti-bukti artefak itu yang dijadikan dasar untuk membedakan antara masa kini yang dilihat sebagai peradaban “modern” karena memiliki teknologi yang maju, perilaku yang berperikemanusiaan serta “menjunjung tinggi hak-hak asasi manusia peradaban pra-sejarah yang  kuno, berteknologi rendah, berperilaku barbarian atau “tidak beradab”. Modern menjadi satu identitas baru sebagai syarat untuk dikatakan lebih beradab dan memiliki peradaban. Modernisasi menjadi arahan dan mesin penggerak peradaban karena diidentikan dengan kebaruan dan kemajuan. Modern pun menjadi kata sifat yang juga dilekatkan dalam gaya hidup dan etos kerja manusia, yang dinamis, cepat, praktis dan profesional.
 Namun demikian, bukti-bukti sejarah yang baru ditemukan mulai mempertanyakan pemahaman yang mengdikotomikan sejarah dan pra-sejarah dan soal peradaban manusia itu sendiri. Banyak ilmuwan yang memberikan bukti bahwa teori Darwin layak untuk diragukan. Pada tahun 1953, hasil pengujian secara menyeluruh terhadap fosil tersebut menunjukkan kepalsuannya. Tengkorak itu berasal dari manusia yang hidup beberapa ribu tahun yang lalu, sedangkan tulang rahangnya berasal dari bangkai kera yang baru terkubur beberapa tahun. Agar terlihat mirip manusia, gigi-giginya ditambahkan dan persendiannya disumpal. Fosilpun diwarnai dengan potasium dokromat agar tampak kuno. Riset lain menunjukkan rekaman fosil yang merobohkan Teori Evolusi. Temuan tim riset University of California mengungkap sebuah bukti bahwa manusia dan simpanse berevolusi secara terpisah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Fondasi dasar pemahaman tonggak sejarah peradaban manusia ini adalah Teori Evolusi Darwin. Inti teori Darwin adalah bahwa makhluk hidup berevolusi dari generasi ke generasi melalui proses seleksi alam, termasuk manusia. Disimpulkan bahwa manusia pada masa pra-sejarah memiliki tingkat kemampuan otak serta peradaban yang rendah atau primitif. Bukti-bukti evolusi tengkorak dan fosil manusia pra-sejarah diklaim untuk mengukuhkan bahwa peradaban masa kini adalah hasil dari evolusi pra-sejarah yang jauh terbelakang. Charles Dawson, ahli palaentologi mengklaim menemukan sebuah tulang rahang dan fragmen tengkorak di Piltdown, Inggris pada tahun 1912. Tulang yang kemudian dijuluki “Manusia Piltdown” ini mirip tulang rahang hewan, namun gigi dan tengkoraknya seperti milik manusia. Ketika ditemukan, para arkeolog memperkirakan tulang manusia Piltdown berumur 500.000 tahun.<br />
Pemikiran dengan bukti-bukti artefak itu yang dijadikan dasar untuk membedakan antara masa kini yang dilihat sebagai peradaban “modern” karena memiliki teknologi yang maju, perilaku yang berperikemanusiaan serta “menjunjung tinggi hak-hak asasi manusia peradaban pra-sejarah yang  kuno, berteknologi rendah, berperilaku barbarian atau “tidak beradab”. Modern menjadi satu identitas baru sebagai syarat untuk dikatakan lebih beradab dan memiliki peradaban. Modernisasi menjadi arahan dan mesin penggerak peradaban karena diidentikan dengan kebaruan dan kemajuan. Modern pun menjadi kata sifat yang juga dilekatkan dalam gaya hidup dan etos kerja manusia, yang dinamis, cepat, praktis dan profesional.<br />
 Namun demikian, bukti-bukti sejarah yang baru ditemukan mulai mempertanyakan pemahaman yang mengdikotomikan sejarah dan pra-sejarah dan soal peradaban manusia itu sendiri. Banyak ilmuwan yang memberikan bukti bahwa teori Darwin layak untuk diragukan. Pada tahun 1953, hasil pengujian secara menyeluruh terhadap fosil tersebut menunjukkan kepalsuannya. Tengkorak itu berasal dari manusia yang hidup beberapa ribu tahun yang lalu, sedangkan tulang rahangnya berasal dari bangkai kera yang baru terkubur beberapa tahun. Agar terlihat mirip manusia, gigi-giginya ditambahkan dan persendiannya disumpal. Fosilpun diwarnai dengan potasium dokromat agar tampak kuno. Riset lain menunjukkan rekaman fosil yang merobohkan Teori Evolusi. Temuan tim riset University of California mengungkap sebuah bukti bahwa manusia dan simpanse berevolusi secara terpisah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Fadly</title>
		<link>http://geologi.iagi.or.id/2010/03/23/sangiran-menjawab-dunia/comment-page-1/#comment-14751</link>
		<dc:creator>Fadly</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jan 2012 08:43:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://geologi.iagi.or.id/?p=450#comment-14751</guid>
		<description>Anda meyakini teori Darwin, berarti anda juga secara langsung meyakini bahwa leluhur anda adalah monyet.

Saya tidak setuju teori darwin. Sesungguhnya teori ini amat sangat menyesatkan.
Saya masih menganggap, 1.000.000  generasi leluhur saya dan lebih tua lagi adalah manusia murni meskipun dengan peradaban yang berbeda..

Mohon jangan dipaksakan kepada orang lain untuk meyakini leluhurnya adalah monyet, sebagaimana anda percaya bahwa leluhur anda adalah seperti itu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Anda meyakini teori Darwin, berarti anda juga secara langsung meyakini bahwa leluhur anda adalah monyet.</p>
<p>Saya tidak setuju teori darwin. Sesungguhnya teori ini amat sangat menyesatkan.<br />
Saya masih menganggap, 1.000.000  generasi leluhur saya dan lebih tua lagi adalah manusia murni meskipun dengan peradaban yang berbeda..</p>
<p>Mohon jangan dipaksakan kepada orang lain untuk meyakini leluhurnya adalah monyet, sebagaimana anda percaya bahwa leluhur anda adalah seperti itu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yhunda</title>
		<link>http://geologi.iagi.or.id/2010/03/23/sangiran-menjawab-dunia/comment-page-1/#comment-14715</link>
		<dc:creator>yhunda</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Jan 2012 03:42:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://geologi.iagi.or.id/?p=450#comment-14715</guid>
		<description>asalam pak...
sya mohon izin copy artikel yah pak..soalx mau di persentasikan di skolh !</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>asalam pak&#8230;<br />
sya mohon izin copy artikel yah pak..soalx mau di persentasikan di skolh !</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: azadirra</title>
		<link>http://geologi.iagi.or.id/2010/03/23/sangiran-menjawab-dunia/comment-page-1/#comment-14520</link>
		<dc:creator>azadirra</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Jan 2012 15:51:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://geologi.iagi.or.id/?p=450#comment-14520</guid>
		<description>like it..!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>like it..!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: haninunona</title>
		<link>http://geologi.iagi.or.id/2010/03/23/sangiran-menjawab-dunia/comment-page-1/#comment-14514</link>
		<dc:creator>haninunona</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Jan 2012 12:30:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://geologi.iagi.or.id/?p=450#comment-14514</guid>
		<description>mau tanya , mengapa di sangiran di temukan banyak fosil ?



&lt;blockquote&gt;--&gt; ada tempat tertentu yg mampu "menyimpan" (preserves) sisa-sisa mahluk hidup yg nantinya akan menjadi fosil. Misalnya di rawa-rawa, atau tempat yg sedimennya halus. Pada jaman dahulu (2 juta tahun lalu) daerah sangiran berupa rawa yg sedimennya halus, lempung&lt;/blockquote&gt;

.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mau tanya , mengapa di sangiran di temukan banyak fosil ?</p>
<blockquote><p>&#8211;> ada tempat tertentu yg mampu &#8220;menyimpan&#8221; (preserves) sisa-sisa mahluk hidup yg nantinya akan menjadi fosil. Misalnya di rawa-rawa, atau tempat yg sedimennya halus. Pada jaman dahulu (2 juta tahun lalu) daerah sangiran berupa rawa yg sedimennya halus, lempung</p></blockquote>
<p>.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Darmanto</title>
		<link>http://geologi.iagi.or.id/2010/03/23/sangiran-menjawab-dunia/comment-page-1/#comment-13218</link>
		<dc:creator>Darmanto</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Dec 2011 11:48:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://geologi.iagi.or.id/?p=450#comment-13218</guid>
		<description>OK saya salut dengan ahli Paleontologi dan Geologi bekerja untuk Sangiran yang mendunia. Semoga menjadi daya tarik sendiri sebagai informasi di masa lampau.

Dari: Darmanto tinggal di Pangkah Tegal</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>OK saya salut dengan ahli Paleontologi dan Geologi bekerja untuk Sangiran yang mendunia. Semoga menjadi daya tarik sendiri sebagai informasi di masa lampau.</p>
<p>Dari: Darmanto tinggal di Pangkah Tegal</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

