CSR UNTUK BUKU MISTERI BATU KLAWING ???
Rekan - rekan Gem-Lovers yang budiman,
Puji syukur ke hadlirat Tuhan YMK bahwa Kelompok Riset Cekungan Bandung ( KRCB ) telah dapat menyelesaikan dummy bukunya terbaru berjudul: Misteri Batu Klawing, Jejak-jejak Peradaban di Purbalingga. Jumlah halamannya 204 lembar dengan 11 halaman berupa album foto. Artikelnya yang ditulis oleh 19 penulis ahli yang mewakili disiplin ilmu geologi, arkeologi, geografi, biologi, dan budayawan , dilengkapi dengan 121 gambar pelengkap artikel yang seluruhnya full colour . Berbeda dengan edisi pertama yang hitam-putih , isi dan fotonya lebih lengkap dengan tambahan album foto. Covernyapun disesuaikan dengan judul bukunya. Penyuntingnya tetap yaitu Dr. A.Tjipto Rahardjo dan mang Okim .
Ide penyusunan buku ini terinspirasi ketika di kwartal pertama tahun 2009, mang Okim membimbing mahasiswa Geologi Unsoed kuliah lapangan di DAS Klawing, Purbalingga , dalam kaitannya dengan mata kuliah Geologi Batu Mulia. Seperti yang pernah mang Okim posting di milis IAGI, dalam kesempatan kuliah lapangan tersebut, seluruh peserta yang jumlahnya sekitar 30 orang berhasil menemukan dan membawa pulang beragam jenis batumulia berikut artefak dan gelang batu prasejarah yang terbuat dari batuan yang mereka koleksi. Kuliah lapangan lanjutan yang dilaksanakan di semester berikutnya tercium oleh insan pers sehingga diliput luas di media massa lokal, regional, dan nasional ( temuan artefak dan jasper heliotrope yang dikenal sebagai ” le sang du Christ ” menjadi fokus pemberitaan ) .
Berkat pemberitaan luas tersebut maka Bupati Purbalingga tergerak untuk memfasilitasi sebuah seminar dengan tema : “Menggali Potensi Geologi dan Arkeologi Kabupaten Purbalingga untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat” . Di seminar ini yang dilaksanakan di kawasan pariwisata Owabong, Purbalingga, pada 11 Agustus 2009 , terjadilah jalinan silaturahmi antara ahli geologi dan ahli arkeologi sehingga melahirkan kesepakatan untuk bersinergi dalam sosialisasi dan pengoptimalan temuan batumulia dan artefak untuk kemaslahatan masyarakat. Wacana pendirian sebuah museum batuan dan artefak alhamdulilah menjadi kenyataan dan diresmikan pada bulan Desember 2009 , bersamaan dengan peluncuran buku Misteri Batu Klawing yang waktunya bertepatan dengan perayaan HUT Kabupaten Purbalingga yang ke 179.
Penerbitan buku Misteri Batu Klawing tertunda
Penerbitan buku Misteri Batu Klawing ini sebenarnya telah dijanjikan oleh ketua dan salah satu anggota pengurus sebuah NGO di Jakarta . Janji tersebut diungkapkan ketika mang Okim diundang untuk memberikan ceramah tentang pelestarian Taman Jasper Tasikmalaya pada bulan Maret 2010, sekitar 3 bulan yang lalu . Persyaratan yang diminta hanya pencantuman logo dan sedikit penjelasan tentang NGO tersebut. Tetapi dengan berjalannya waktu, janji tersebut tampaknya dibatalkan sehingga penerbitan buku menjadi tertunda. Mang Okim jadinya teringat akan 2 buku KRCB sebelumnya yaitu Amanat Guha Pawon dan buku Merahnya Batu Merah, Taman Jasper Tasikmalaya , yang penerbitannya disponsori masing-masing oleh Group Bakrie ( Lapindo Brantas ) , dan Group Eksindo Pratama. Waktu itu jumlah buku yang dicetak sebanyak 1.000 eksemplar dimana sekitar 40 % dibagikan ke seluruh undangan pada waktu peluncuran buku dan ke perpustakaan-perpustakaan sekolah serta beberapa instansi terkait seusai peluncuran buku.
Sehubungan dengan tertundanya penerbitan buku Misteri Batu Klawing ini, dan mengingat bahwa tidak sedikit perusahaan di bidang migas , batubara , dan bahan tambang lainnya yang menyisihkan keuntungannya untuk dana CSR ( Corporate Social Responsability ), maka mang Okim bertanya-tanya dalam hati, apa mungkin ada perusahaan yang dapat membantu mempercepat penerbitan buku ini melalui dana CSR nya . Kalau ada, insyaallah mang Okim dan rekan-rekan KRCB siap setiap waktu untuk beraudiensi dan menjelaskan tentang buku tersebut atau membahas tentang lay-out dan model pesan sponsor ( untuk penerbitan buku-buku sebelumnya, sponsor hanya mengirimkan dananya saja dan menghadiri peluncurannya sambil menerima beberapa puluh eksemplar buku ). Dan seandainya ada sponsor atau hamba Allah yang ingin menghubungi langsung , silahkan lewat japri mang Okim atau pesan sms ke HP 08122010582 / Tel. 022-6038712 ( bisa juga ke Dr. Budi Brahmantyo HP 081322010719 ).
Demikian dari mang Okim, dan sambil menunggu berita baik dari rekan-rekan , mang Okim mohon maaf kepada PP IAGI / Pak Sekjen atas pemanfaatan milis IAGI ini untuk mencari sponsor . Mang Okim yakin, untuk hal - hal positif dan tidak komersial, tentunya PP IAGI / Pak Sekjen tidak keberatan - - - ta’ iya ! ).
Salam Cinta Batumulia,
Mang Okim

wah cerita menarik juga